- Tangis -

Kali ini kecewa menderaku, memaksa air mata menetes tak henti. Menggali rasa perih. Tak tahu harus marah dan melampiaskan kepada siapa. Tapi, sudah jelas keadaan yang membuat seperti ini. Sudah sering seperti ini. Tapi„,tapi„,tapi„, tak tahu dan tak tahu lagi harus kemana melinangkan air mata ini.

Apa secepat itu aku menyerah?? Apa semudah itu aku dikalahkan keadaan??
TIDAK!
Aku mesti belajar. Belajar mengerti keadaan, belajar mengevaluasi diri, belajar mencintai hal2 yang tak diduga, belajar untuk menerima semua itu. :’)

Aku harus terus berTawakal, berdoa kepada Tuhan Sang Maha Pemberi Jalan, dan selalu menyiapkan diri untuk “sesuatu” yang tiba2 itu.